Red Bobblehead Bunny Kasyafa Firesa's Blog: Untitled

Thursday, November 23, 2017

Untitled

Hey, kamu
Iya, kamu.
Yang sedang baca, aku sedang bicara pada matamu.

Tunggu aku di seberang sana.
Seberang dimana diriku beratapkan langit.
Beralaskan tanah.
Bersisian dengan papan papan coklat.
Dan siraman mawar darimu.

Kau,
Mari ke sini,
Dekati aku, dan mari kita bersahabat.

Kau tak perlu tau siapa aku,
Darimana asalku,
Dimana saja aku berdiam diri 

Kau tak penting,
Maksudku, aku yang tak penting untuk kau ketahui
Anggap saja aku angin lalu
Yang sesekali ingin menyibak rambutmu
Meniupkan angin sejuk pada dahinya
Bahkan jika bisa, kusapukan angin lembut pada pipimu yang halus

Bagaimana?
Bisakah kita bersahabat
Sebagaimana rumput yang selalu terinjak
Aku tak punya nama untuk kau panggil
Sebagaimana kapas yang mudah terbang
Orang-orang begitu mudah melupakanku

Hehe, buruknya aku
Tapi, semoga kau tetap ingin bersahabat
Aku takkan merugikanmu
aku takkan meminta apa-apa darimu
Kecuali, waktumu
Iya, waktumu yang mahal
Oya, jika uangku sudah banyak

Aku akan bertanya padamu
Berapa harga persahabatan kita
Jika itu harus dibayar
Akan aku bayar sesuai permintaanmu

Sungguh
Aku ingin sekali dekatimu
Canda riamu tulus kubaca
Berada didekatmu, aku bahagia tak terkira

Hai, kau jangan menjauh
Sini, aku takkan mengganggumu 
Sebentar saja, aku ingin berada di sisimu
Ya, sebentar saja, Sahabatku

Hai..
Kenapa kau semakin menjauh?
Apa yang salah dengan diriku
Apakah aku..
Mengganggumu?
Membuatmu takut?
Membuatmu risih dan enggan bersahabat denganku?

Sahabat baruku..
Maaf?
Maksudmu?
Kau juga enggan kupanggil sahabat..
Baiklah..

Temanku..
Jika kau ingin menjauh
Menjauhlah..
Aku tak mengapa disini

Maafkan aku yang memaksamu disini
Utk menjadi sahabatku
Walau hanya sebentar saja.

Iya, kau memanggilku?
Pergi?
Oh, maksudmu, aku pergi dari sini?

Oh, iya, iya sahabatku.
Maksudku, iya temanku.
Aku akan pergi.
Iya, aku akan pergi sekarang.

Izinkan aku menatapmu sepuluh detik lagi.
Izin, aku izin..
Tidak? 
Tidak , katamu?
Baik, baiklah.
Aku pamit.
Iya, aku pamit.
Semoga kau bahagia ,
Maafkan aku.
Ya, maafkan aku temanku

No comments:

Post a Comment